hasil cpns 2018 papua barat
PANITIASELEKSI NASIONAL PENGADAAN CPNS 2018 Jumlah Peserta 105 Kehadiran Hadir Tidak Hadir (2-3) 100 5 2 3 4 Passing Grade P1 Memenuhi Jumlah Ikut SKB (P1/L) Tidak Memenuhi (3-5) 5 6 7 10 10 90 HASIL SELEKSI KOMPETENSI DASAR PENGADAAN CPNS 2018 Halaman 1 dari 5 halaman No No Peserta Nama Pendidikan TWK TIU TKP Total Keterangan
LanjutDominggus, proses yang cukup lama sejak pelaksanaan seleksi juga sempat dikeluhkan berbagai pihak diantaranya peserta seleksi CPNS Papua Barat yang juga merupakan staf honorer daerah (Honda). Ia berharap, dari hasil seleksi CPNS formasi 2018 yang berjumlah 771 orang tersebut, didapati tenaga fungsional yang dapat dimanfaatkan oleh pemerintah provinsi Papua Barat untuk memperkuat auditor Inspektorat.
SekretarisProvinsi Papua Barat Nataniel D Mandacan P ertanyaan kenapa hasil penerimaan CPNS tahun anggaran 2018, yang dilakukan di 2019, di Papua Barat belum juga diumumkan, terjawab. Menurut Sekretaris Provinsi Papua Barat Nataniel D Mandacan, itu dikarenakan ada beberapa pemerintah daerah yang belum siap mengumumkannya.
BerdasarkanKeputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI Nomor 582 Tahun 2018 tanggal 30 Agustus 2018 tentang Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Maybrat Tahun Anggaran 2018 tanggal 30 Agustus 2018, maka akan melaksanakan seleksi penerimaan CPNS 2018 yang diselenggarakan dalam Tahun Anggaran 2019 dengan jumlah formasi sebanyak 542 formasi.
UjianSKD CPNS 2018 akan dilakukan secara nasional, bulan Mei 2019, termasuk Pendaftaran Cpns Di Papua Barat. Berdasarkan Surat Menteri PANRB [] Pengumuman CPNS 2019: Pengumuman Ujian SKD CPNS 2019 iCPNS - Pengumuman hasil ujian SKD CPNS 2019 akan segera dimulai dan diumumkan bulan Mei 2019.
Vrai Site De Rencontre 100 Gratuit. MANOKWARI — Hasil seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil CPNS formasi 2018 di beberapa kabupaten/kota di Papua Barat 'kans dibatalkan' atau berubah. Hal ini tak lepas dari protes keras usai hasil CPNS 2018 diumumkan Kamis lalu, yang dinilai tak sesuai dengan kuota yang telah disepakati, yakni 80 persen untuk orang asli Papua OAP dan 20 persen untuk non OAP. Terbaru, ratusan pendemo menyambangi Swiss-Belhotel Manokwari, Senin 3/8. Di mana, Gubernur Dominggus Mandacan tengah menggelar tatap muka dengan pimpinan daerah se-Papua Barat. Di hadapan peserta aksi, Dominggus mengatakan, usulan formasi CPNS merupakan ranah dari bupati/wali kota di Papua Barat. “Sudah disepakati 80-20 kuota OAP dan non OAP, red. Sekarang kembali ke para bupati dan wali kota untuk mengusulkan berdasarkan kebutuhan daerah masing-masing,” tuturnya. Dia menerangkan, hasil seleksi CPNS formasi 2018 sudah keluar Desember 2019 lalu. Hanya saja menurut dia, hasil tersebut urung diumumkan akibat tidak ada kesesuaian kuota OAP dan non OAP yang sebelumnya disepakati. “Hasilnya sudah ada dari Desember 2019. Tapi hari itu kita tidak berani umumkan karena presentase belum tercapai. Selain itu, kebutuhan tenaga PNS tidak dirinci berdasarkan latar belakang pendidikan,” ungkapnya. Lanjut orang nomor satu di Papua Barat tersebut, pihaknya akan mengevaluasi hasil seleksi CPNS 2018 yang telah diumumkan. “Kita akan mengevaluasi pengumuman yang sudah keluar termasuk Kabupaten Manokwari. Sehingga aspirasi yang telah disampaikan tadi akan diperjuankan. Kalau nanti disiapkan waktu dengan presiden, nanti disampaikan,” ujarnya yang kemudian disambut teriakan pendemo untuk membatalkan hasil seleksi CPNS formasi 2018. Menanggapi permintaan pendemo terkait pembatalan hasil seleksi CPNS 2018, gubernur menerangkan, hal tersebut merupakan hak dari pemerintah pusat. “Keputusan itu ada di presiden dan MenPAN-RB. Kita tetap akan evaluasi dan menyampaikan ke pemerintah pusat,” tegasnya. Gubernur pun bakal 'memboyong' para kepala daerah di 13 kabupaten/kota di Papua Barat untuk bertemu pemerintah pusat dan kementerian terkait. Sementara itu, Plh Bupati Manokwari Edy Budoyo menegaskan, dirinya tidak terlibat’ dalam seleksi CPNS formasi 2018. “Untuk proses seleksi CPNS 2018, dari awal waktu itu saya sebagai wakil bupati, tidak terlibat sama sekali,” ungkapnya. Lanjut Budoyo, setelah pembicaraan dengan BKD Manokwari, kuota 80 persen untuk OAP dan 20 persen untuk non OAP merupakan perjuangan dari Almarhum Demas Paulus Mandacan. Untuk itu Budoyo mengaku, pihaknya telah menyurat ke MenPAN-RB. Namun surat yang dikirimkan tidak disetujui MenPAN-RB. “Saya menyurat ke MenPAN-RB. Yakni sura pertanggung jawaban mutlak. Artinya, harus 80 persen untuk OAP dan 20 persen untuk pendatang. Ternyata tidak disetujui MenPAN-RB,” imbuhnya. Budoyo mengaku, saat menandatangani surat penetapan seleksi CPNS 2018, dirinya tidak membaca secara rinci hasil seleksi CPNS yang diterbitkan. “Tanggal 29 Juli, saya adakan rapat dengan Forkopimda. Saya Tanya terkait hasilnya. Jam 10 malam Pukul WIT baru keluar hasilnya. Setelah koordinasi dengan wakil gubernur Papua Barat, disepakati hasilnya akan diumumkan pagi setelah Sholat Idul Adha. Jam setengah satu malam saya tanda tangan untuk pengumuman hasil tes. Ternyata saya tidak membaca semuanya. Hasilnya terbalik dan terjadi ketidakpuasan di sana sini,” pungkasnya.adk Editor Axel Refo Tags Terkini
Nicolaus Wenda FOTO Gratianus silas/cepos Nicolaus Wenda Tinggal Tiga Kabupaten Masih Proses Rekon JAYAPURA- Badan Kepegawaian Daerah BKD Provinsi Papua mendapat kabar baru terkait hasil tes CPNS formasi 2018 Provinsi Papua dan Papua Barat dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Kemenpan RB. Kepala BKD Provinsi Papua, Nicolaus Wenda menyebutkan sebagaian besar tes CPNS di tingkat kabupaten dan kota, maupun provinsi, sudah direkon. Namun, masih terdapat 3 kabupaten yang masih dalam proses rekon, yakni Kabupaten Paniai, Mamberamo Raya, dan Kabupaten Puncak. “Sebenarnya punya kami Pemprov Papua, red sudah selesai. Hanya terlambat teman-teman di daerah yang tidak melakukan revisi sesuai dengan permintaan Kemenpan. Makanya, sedikit terhambat,†ujar Nicolaus Wenda kepada wartawan, Senin 17/2 kemarin. Namun, sambung Wenda, karena sebagian besar kabupaten/kota/provinsi sudah selesai direkon, maka hasil tes CPNS formasi 2018 siap untuk diumumkan. Menurutnya, apabila 3 kabupaten yang masih dalam proses rekon ini sudah rampung, maka pengumuman hasil tes CPNS 2018 akan dilakukan. “Namun, karena waktu yang sudah terlalu lama, dimana masyarakat terus-terusan menunggu, maka saya minta Kemenpan agar kabupaten/kota/provinsi yang sudah selesai direkon, hasilnya bisa diserahkan terlebih dahulu kepada kami, sehingga dapat diumumkan. Sementara 3 kabupaten yang masih dalam proses rekon, nanti pengumumannya menyusul,†tambahnya. Dengan kata lain, pengumuman hasil tes CPNS 2018 terlebih dulu dapat dilakukan untuk kabupaten/kota/provinsi yang proses rekonnya sudah rampung. Sehingga, tidak perlu menunggu proses rekon 3 kabupaten yang belum rampung baru kemudian pengumuman dilakukan. gr/nat Nicolaus Wenda FOTO Gratianus silas/cepos Nicolaus Wenda Tinggal Tiga Kabupaten Masih Proses Rekon JAYAPURA- Badan Kepegawaian Daerah BKD Provinsi Papua mendapat kabar baru terkait hasil tes CPNS formasi 2018 Provinsi Papua dan Papua Barat dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Kemenpan RB. Kepala BKD Provinsi Papua, Nicolaus Wenda menyebutkan sebagaian besar tes CPNS di tingkat kabupaten dan kota, maupun provinsi, sudah direkon. Namun, masih terdapat 3 kabupaten yang masih dalam proses rekon, yakni Kabupaten Paniai, Mamberamo Raya, dan Kabupaten Puncak. “Sebenarnya punya kami Pemprov Papua, red sudah selesai. Hanya terlambat teman-teman di daerah yang tidak melakukan revisi sesuai dengan permintaan Kemenpan. Makanya, sedikit terhambat,†ujar Nicolaus Wenda kepada wartawan, Senin 17/2 kemarin. Namun, sambung Wenda, karena sebagian besar kabupaten/kota/provinsi sudah selesai direkon, maka hasil tes CPNS formasi 2018 siap untuk diumumkan. Menurutnya, apabila 3 kabupaten yang masih dalam proses rekon ini sudah rampung, maka pengumuman hasil tes CPNS 2018 akan dilakukan. “Namun, karena waktu yang sudah terlalu lama, dimana masyarakat terus-terusan menunggu, maka saya minta Kemenpan agar kabupaten/kota/provinsi yang sudah selesai direkon, hasilnya bisa diserahkan terlebih dahulu kepada kami, sehingga dapat diumumkan. Sementara 3 kabupaten yang masih dalam proses rekon, nanti pengumumannya menyusul,†tambahnya. Dengan kata lain, pengumuman hasil tes CPNS 2018 terlebih dulu dapat dilakukan untuk kabupaten/kota/provinsi yang proses rekonnya sudah rampung. Sehingga, tidak perlu menunggu proses rekon 3 kabupaten yang belum rampung baru kemudian pengumuman dilakukan. gr/nat
Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS PROVINSI PAPUA BARAT 2018 Validasi Berkas Asli – Daftar Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS PROVINSI PAPUA BARAT 2018 Validasi Berkas Asli, Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS PROVINSI PAPUA BARAT 2018, lulus seleksi administrasi CPNS 2018 Papua Barat. Download pengumuman hasil verifikasi berkas asli sscn cpns PROVINSI PAPUA BARAT 2018, hasil seleksi administrasi PROVINSI PAPUA BARAT CPNS 2018, daftar nama peserta lulus seleksi administrasi CPNS 2018. Cara mengecek Hasil seleksi administrasi CPNS 2018 PROVINSI PAPUA BARAT, untuk melihat daftar nama peserta yang lolos lulus Tes awal administrasi SSCN BKN CPNS PROVINSI PAPUA BARAT 2018. Bagaimana Memantau Daftar kelulusan Hasil seleksi administrasi SSCN BKN CPNS PROVINSI PAPUA BARAT tahun 2018 merupakan nama-nama yang lulus verifikasi berkas yang di upload. Baca juga Pengumuman Jumlah Lowongan Formasi CPNS di SORONG PAPUA BARAT 2018 Dapatkan Kumpulan Contoh Latihan Soal CPNS ada DISINI. Kumpulan Contoh Soal Psikotes dan Kunci Jawaban lengkap dengan Penjelasannya. Baca Petunjuk Cara Pendaftaran CPNS 2018 lulusan SMA SMK D3 S1. Panduan Petunjuk Cara daftar dan Registrasi Akun SSCN BKN CPNS 2018. Dapatkan informasi terbaru terkait hasil seleksi administrasi pendaftaran CPNS PROVINSI PAPUA BARAT tahun 2018. Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS PROVINSI PAPUA BARAT 2018 Validasi Berkas Asli Pelamar sudah menunggu-nunggu Informasi tentang hasil seleksi administrasi CPNS PROVINSI PAPUA BARAT 2018, yang pasti ingin mengetahui hasilnya lulus atau tidak seleksi administrasi. Panitia CPNS PROVINSI PAPUA BARAT 2018 menjadwalkan pengumuman hasil seleksi administrasi pada buProvinsi Papua Barat Oktober 2018 di website resmi Peserta Pelamar yang lulus seleksi adminitrasi CPNS akan melanjutkan ke tahap tes ujian SKD Seleksi Kompetisi Dasar. Sebelumnya sudah harus menyiapkan Apa saja yang harus dipersiapkan dan dilakukan untuk menghadapi Tahap SKD Seleksi Kompetisi Dasar. Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS PROVINSI PAPUA BARAT 2018 Validasi Berkas Asli. Pelamar CPNS SSCN yang lulus Administrasi diwajibkan untuk mencetak Kartu Tanda Peserta Ujian KTPU di laman resmi menggunakan akun yang anda gunakan ketika mendaftar. Kartu peserta ujian dapat anda cetak secara online pada Oktober 2018, kemudian diharapkan menCetak Kartu tanda peserta ujian KTPU dengan printer kualitas baik agar barcore bisa dibaca scaner panitia. Selanjutnya Ujian Seleksi Kompetensi Dasar Menggunakan sistem CAT Computer Assisted Test, silahkan baca panduannya DISINI Berikut ini admin informasikan tentang Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS PROVINSI PAPUA BARAT 2018 Validasi Berkas Asli Sebagaimana diketahui bersama bahwa Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS PROVINSI PAPUA BARAT 2019 Validasi Berkas Asli akan diumumkan pada tanggal 10 April 2019 setelah proses pendaftaran dan verifikasi berkas selesai . Untuk Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS PROVINSI PAPUA BARAT 2019 Validasi Berkas Asli akan admin informasikan setelah ada pengumuman resminya dan bisa di lihat DISINI atau Lokasi dan jadwal ujian tes Seleksi Kompetisi Dasar SKD sudah di tetapkan oleh panitia CPNS PROVINSI PAPUA BARAT 2018. Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS PROVINSI PAPUA BARAT 2018 Validasi Berkas Asli Daftar Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS PROVINSI PAPUA BARAT 2018 Validasi Berkas Asli Pelamar dan peserta ujian SKD diharapkan sering mengakses website resmi SSCN BKN dan web PROVINSI PAPUA BARAT, untuk mengetahui dan mengecek apabila ada perubahan mengenai tempat ujian seleksi kompetensi dasar yang pastinya akan diumumkan di PAPUA III. PERSYARATAN PELAMAR Setiap warga negara Indonesia mempunyai kesempatan yang sama untuk melamar menjadi CPNS dengan memenuhi persyaratan sebagai berikut usia paling rendah 18 delapan belas tahun dan paling tinggi 35 tiga puluh lima tahun pada saat melamar; tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadiProvinsi Papua Barat yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana dengan pidana penjara 2 dua tahun atau lebih; tidakk pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS, prajurit Tentara Nasional Indonesia, anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta; tidakk berkedudukan sebagai CPNS, PNS, prajurit Tentara Nasional Indonesia, atau anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia; tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis; memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan; sehat jasmani dan rohani sesuai dengan persyaratan jabatan yang dilamar; bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI atau negara lain yang ditentukan oleh Instansi Pemerintah; Pengumuman Daftar Lowongan CPNS 2018 PROVINSI PAPUA BARAT Lulusan SMA SLTA STM. Pendaftaran peserta seleksi CPNS dilakukan serentak secara daring/online oleh Panitia Seleksi Nasional yang secara teknis dikoordinasikan oleh BKN melalui portal pendaftaran daring/online dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan NIK pada Kartu Tanda Penduduk KTP/ Nomor Induk Kependudukan NIK pada Kartu Keluarga KK dan Nomor Kartu Keluarga; Calon pelamar hanya dapat mendaftar pada 1 satu Instansi Pemerintah dan 1 satu formasi jabatan. Pengumuman Daftar Lowongan CPNS 2018 PROVINSI PAPUA BARAT Lulusan SMA SLTA STM. TATA CARA PENDAFTARAN Registrasi dilakukan secara online melalui laman dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan NIK pada Kartu Tanda Penduduk KTP / NIK pada Kartu Keluarga KK dan Nomor KK / NIK Kepala Keluarga mulai tanggal 26 September 2018 sampai dengan tanggal 07 Oktober 2018 pukul WIB; Pendaftaran dan unggah dokumen persyaratan dilaksanakan secara online melalui laman segera setelah pelamar memperoleh notifikasi untuk melakukan aktivasi melalui email dari portal nasional, mulai tanggal 26 September 2018 sampai dengan tanggal 07 Oktober 2018 pukul WIB; Pada saat pendaftaran secara online, pelamar harus membaca dengan cermat petunjuk pendaftaran online serta mengunggah upload berkas berjenis PDF File 1 Scan Asli Surat Lamaran dan Surat Pernyataan lamaran sesuai format dalam lampiran pengumuman bermaterai; 2 Scan Asli Ijazah; 3 Scan Asli Transkrip Nilai; 4 Scan Asli Kartu Tanda Penduduk berjenis JPEG File; 5 Pas photo berlatar merah ukuran 3 x 4 berjenis JPEG File; 6 Scan Asli Sertifikat Pendukung sesuai dengan kebutuhan yang dipersyaratkan formasi jabatan; 7 Scan Asli KTP Bapak atau Ibu Kandung, Surat Akta Kelahiran dan/atau Surat Keterangan Lahir, dan Surat Keterangan dari Kelurahan/Kepala Desa/Kepala Suku untuk formasi jabatan khusus Putra/Putri Papua dan Papua Barat; 8 Scan Asli Penyetaraan Ijazah dan Surat Keterangan yang menyatakan predikat kelulusannya setara dengan cumlaude dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi khusus pelamar lulusan dari Perguruan Tinggi Luar Negeri; 9 Scan Asli Surat Keterangan dari dokter pemerintah yang menyatakan tingkat/jenis disabilitas yang disandang khusus pelamar disabilitas. Batas waktu pendaftaran dan unggah dokumen persyaratan pelamaran selama 12 dua belas hari kalender; Pengumuman Daftar Lowongan CPNS 2018 PROVINSI PAPUA BARAT Lulusan SMA SLTA STM. Surat Keterangan Tanda Lulus Sementara tidak berlaku; Pelamar yang telah melakukan pendaftaran secara online agar mengunduh download dan mencetak Tanda Bukti Pendaftaran; Pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi dapat mencetak kartu peserta ujian secara online melalui laman dimulai pada tanggal 17 Oktober 2018 20 Oktober 2018. TAHAPAN SELEKSI CPNS PROVINSI PAPUA BARAT 2018 1 Pendaftaran Online di SSCN BKN 2 Seleksi Administrasi 3 Verifikasi Berkas Asli 4 Seleksi Kompetensi Dasar SKD denganComputer Assisted Test CAT 5 Seleksi Kompetensi Bidang SKB SYARAT PENDAFTARAN cpns PROVINSI PAPUA BARAT 2018 1 Kartu Tanda Penduduk KTP Asli; 2 Kartu Keluarga KK; 3 Pas Foto; 4 Swafoto Selfie; 5 Ijasah Asli; 6 Transkip Nilai Asli; 7 Surat Lamaran; Berikutnya untuk informasi tentang Pengumuman Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS PROVINSI PAPUA BARAT 2018 Validasi Berkas Asli , nama-nama yang lulus seleksi administrasi CPNS PROVINSI PAPUA BARAT 2018 bisa anda liat dan cek di Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS PROVINSI PAPUA BARAT 2018 Validasi Berkas Asli Demikian informasi tentang Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS PROVINSI PAPUA BARAT 2018. Semoga anda semua pengunjung blog ini lulus ujian seleksi administrasi dan bisa Provinsi Papua Baratjut ke seleksi tes SKD ujian online CAT. Berikan komentar untuk informasi yang belum kami sampaikan atau terlewatkan, kontribusi anda akan sangat bermanfaat kami dan pengunjung blog ini. Jangan lupa tinggalkan jejak anda. Semoga bermanfaat dan terimakasih. Tersedia juga informasi mengenai hasil seleksi administrasi CPNS 2018 Pengumuman Jumlah Lowongan Formasi CPNS di PROVINSI PAPUA BARAT 2018 Pengumuman Cara Pendaftaran CPNS Provinsi Papua Barat 2018 Lulusan SMA SMK D3 S1 PengumumanN Jumlah Lowongan Formasi CPNS di SORONG PAPUA BARAT 2018
MANOKWARI, - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Polda Papua Barat akan menjemput paksa lima saksi dalam perkara dugaan pemalsuan dokumen Calon Pegawai Negeri Sipil CPNS Papua Barat. Sebab, dua kali dipanggil untuk pemeriksaan, lima saksi terlapor itu saksi terlapor yang tidak memenuhi panggilan penyidik itu merupakan calon pegawai negeri yang saat ini bekerja di Pemprov Papua Barat. Baca juga Mobil Boks Roti Dany Masuk Jurang di Papua Barat Daya, 1 Orang Tewas Dalam waktu dekat, penyidik akan melakukan gelar perkara untuk menentukan tersangka dalam kasus tersebut. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua Barat Kombes Pol Novi Jaya mengatakan, pihaknya telah melayangkan dua kali pemanggilan kepada lima saksi terlapor. Namun, mereka belum memenuhi panggilan. "Ada lima orang yang kita panggil sebagai saksi terlapor, ternyata belum hadir semua, dengan status masih sebagai saksi nanti kita dalami. Ketika sudah kita periksa dia akan dinaikan status," kata Novi pada Senin 5/6/2023. Baca juga ASN Ditemukan Membusuk di Rumahnya, Teluk Wondama, Papua BaratMenurutnya, ketidakhadiran para saksi terlapor ini menjadi kendala bagi penyidik dalam mengusut kasus tersebut. "Iya langkah selanjutnya kita akan membuat surat perintah membawa," tegas Novi. Selain itu, penyidik Dit Reskrimum Polda Papua Barat sudah mengirim surat perintah dimulainya penyidikan atau SPDP kepada Kejaksaan Tinggi Papua Barat terkait kasus itu. "Kita sudah kirim SPDP ke kejaksaan sehingga ketika SPDP dikirim tentu sudah ada hasil gelar perkara," tuturnya. Dalam kasus ini, penyidik fokus pada PNS atau CPNS yang diduga terlibat dalam pemalsuan dokumen dan pengurangan usia. "Dari perbuatan mereka ini kita hadirkan saksi ahli dari STIH. Sebab ada lima alat bukti yakni saksi, keterangan ahli dan bukti petunjuk serta bukti surat dan keterangan tersangka," jelasnya. Sebelumnya, Forum Honorer Papua Barat melaporkan kasus dugaan pemalsuan dokumen pengangkatan CPNS Papua Barat. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Menpan RB Tjahjo Kumolo saat memberikan keterangan Pers kepada awak Media di Banjarmasin, foto Arfat JempotHasil seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil CPNS formasi tahun 2018 lalu. Provinsi Papua dan Papua Barat sampai saat ini belum juga diumumkan oleh pemerintah se Tanah Papua. Hal ini lebih disebabkan oleh masih banyaknya tumpang tindih data. Baik di Provinsi maupun Kabupaten Kota di dua Provinsi ini. "Tetap 80 persen itu diakomodir untuk kepentingan OAP, sementara sisanya untuk umum. Kita akan tetap mengakomodir itu. Kami hanya menunggu satu data yang pasti dari Gubernur dan dari Bupati/Walikota," jelas Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi PAN-RB RI, Tjahjo Kumolo, di Aria Barito Hotel, Banjarmasin Jumat 7/2Mantan Mendagri itu dicegat sejumlah wartawan usai menyampaikan materinya pada seminar tentang Best Practices Pemerintahan yang Baik, dalam rangkaian Hari Pers Nasional HPN 2020 di Tjahjo Kumolo saat memberikan sambutan, foto Arfat JempotMenurut Politisi PDIP ini, dirinya sudah berulang kali ditemui oleh sejumlah kelompok yang mengatasnamakan masyarakat Papua. Untuk membahas terkait dengan hasil seleksi CPNS. "Jadi intinya 80 persen itu kita serahkan ke Gubernur, Bupati dan Walikota. Untuk itu, yang kami minta adalah data yang falid dan itu sedang diupayakan sekarang. Kalau sudah ada, tetap itulah yang akan diakomodir," katanya. Disinggung sampai kapan limit waktunya pengumuman tersebut, menyusul sebagian besar CPNS di Papua merasa resah, kata dia, jika data itu sudah dirapihkan, maka segera akan diumumkan."Bersabar saja, nanti akan diumumkan," ucapnya Singkat.
hasil cpns 2018 papua barat